welcome to my blog "apa yang lebih puitis selain bicara tentang kebenaran"-(soe hok gie)
Minggu, 27 Desember 2015
Hasil Editan Photoshop
haaaaiiiiiiiiiiiiiii hehe ini hasil tugas Media Grafis. editnya pakai photoshop semuaa. kalo ada yang mau ditanyain gimana cara ngeditnya silahkan tanyaaaa :D
sebelumnya maaf kalo kurang menarik ya hihii masih banyak belajar jugaa
BUSSINES PLAN
TUGAS MATA KULIAH KEWIRAUSAHAAN
BUSSINES
PLAN
Usaha
Kuliner
KEDAI ROTI
BAKAR 15
Disusun oleh:
Rahma
Solecha Najib
1102414032
Universitas
Negeri Semarang
Semarang
2015
1.
RINGKASAN EKSEKUTIF
Perkembangan bisnis
di dunia sangatlah spektakuler. Di Indonesia
sendiri perkembangan Bisnis sangat pesat
seiring dengan meningkatnya
minat & kesadaran masyarakat untuk
memiliki usaha sendiri. Oleh karena itulah kami mencoba memulai usaha makanan dengan membuka
Kedai Roti Bakar 15. Yang kami harapkan akan menjadi makanan kekinian
dikalangan mahasiswa atau msyarakat umum lainnya.
Visi dan Misi
1.Visi
Menghasilkan produk yang Berkualitas
dengan Mengutamakan kepuasan konsumen.
2. Misi
a. Meningkatkan kualitas dengan harga
yang tetap terjangka
b. Menyesuaikan produk makanan dan minuman dengan
selera masyarakat.
c. Memberikan pelayanan yang memuaskan
kepada konsumen dengan berpedoman bahwa konsumen adalah raja.
d. Mencantumkan harga, rasa, tanggal
kadaluarsa dan keterangan bahan baku yang digunakan agar rasa konsumen mudah
dalam memilih dan menilai produk.
e. Menciptakan kemasan yang menarik
agar konsumen mau melirik dan membeli produk.
2.
LATAR BELAKANG PERUSAHAAN
2.1 DATA PERUSAHAAN
1
|
Nama Perusahaan
|
:
|
Kedai Roti Bakar 15
|
2
|
Bidang Usaha
|
:
|
Kuliner
|
3
|
Jenis Produk
|
:
|
Makanan dan minuman
|
4
|
Alamat Perusahaan
|
:
|
Gunung pati, Semarang. Jawa Tengah
|
5
|
Nomor Telepon
|
:
|
-
|
6
|
Instagram
|
:
|
Kedairotibakar15
|
7
|
Mulai Berdiri
|
:
|
13 November 2015
|
2.2 BIODATA PEMILIK
1.
|
Nama
|
:
|
Rahma Solecha Najib
|
2.
|
Jenis Kelamin
|
:
|
Perempuan
|
3.
|
Tempat Tanggal Lahir
|
:
|
Sragen, 15 Juli 1996
|
4.
|
NIM
|
:
|
1102414032
|
5.
|
Pendidikan Terakhir
|
:
|
S1-Teknologi Pendidikan
|
6.
|
Alamat
|
:
|
Sragen
|
7.
|
Telp / Hp
|
:
|
085712861114
|
8.
|
Email
|
:
|
|
9.
|
Jabatan
|
:
|
Direktur
|
2.3 STRUKTUR ORGANISASI
1
|
2
|
4
|
5
|
3
|
1.
|
PIMPINAN
|
:
|
Rahma Solecha Najib
|
2.
|
BAGIAN PRODUKSI
|
:
|
Desy Arisca
|
3.
|
BAGIAN PEMASARAN
|
:
|
Finita Prima
|
4.
|
BAGIAN KEUANGAN
|
:
|
Erlita Septiani
|
5.
|
KARYAWAN
|
:
|
Hesti Alya
|
3.
ANALISIS PASAR DAN PEMASARAN
3.1 PRODUK
1.
Roti Bakar termasuk
sangat populer di dunia perdagangan karena merupakan produk makanan yang
mendunia. Roti Bakar banyak digemari oleh
masyarakat terutama remaja. Karena Roti Bakar terbuat dari bahan-bahan yg berkualitas.
2. Milkshake merupakan
produk minuman kekinian yang menyegarkan dan banyak
digemari dikalangan remaja maupun masyarakat lainnya. Dengan varian rasa Milkshake (
Strowbery, Vanila, Coklat )
Produk yang kami tawarkan dalam usaha ini kepada konsumen memiliki
rasa yang dimiliki, seperti :
a) Coklat
b) Kacang
c) Keju
d) Strowberry
e) Millo
f) Oreo
g) Nuttela
Dengan memiliki berbagai macam rasa tersebut maka masyarakat dapat memilih
rasa yang mereka inginkan sesuai dengan keinginan mereka masing-masing. Produk yang kami berikan tidak menggunakan
campuran bahan kimia yang berbahaya seperti pormalin, wantek, dll, sehingga
baik untuk dikonsumsi oleh konsumen dan tidak merusak kesehatan.
3.2 GAMBARAN PASAR
Selama sebulan ini proses penjualan
di Kedai Roti Bakar 15 mengalami kenaikan yang cukup tinggi karena sesuai
dengan kegiatan promosi kita yang selalu kita lakukan dimanapun dan kapan pun
itu, sehingga promosi yang kita lakukan sangat berpengaruh dengan kenaikan
jumlah pembeli.
3.3 TARGET ATAU SEGMEN PASAR YANG DITUJU
Target
pemasaran produk kami adalah umum, terutama
para remaja saat ini. Karena perusahaan kami baru berdiri, maka kegiatan
pengembangan pemasaran dan kegiatan promosi kami masih bertahap melalui mulut ke mulut dan media sosial. Dengan hal itu kami optimis produk
kami akan mampu bersaing dengan perusahaan lain.
Kedai Roti Bakar 15 mempertimbangkan pasar yang relevan yaitu
1) Pasar Anak
Sekolah dan Kuliahan
2) Pasar orang
tua
3) Pasar
pekerja
4) Umum
3.4 TREND PERKEMBANGAN PASAR
Pada umumnya, Roti bakar merupakan makanan yang biasanya dinikmati serta
digemari oleh masyarakat Indonesia sehingga semakin banyak variasi olahan Roti
bakar, maka semakin naik pula tingkat kepuasan konsumen. Dari hal tersebut akan
menimbulkan perubahan dari beberapa aspek yaitu aspek ekonomi dan sosial pada aspek ekonomi, masyarakat Indonesia dapat
menikmati makanan dengan ditambah ice cream atau variasi rasa lainnya sebagai
pelengkap, roti bakar dapat menjadi salah satu
makanan ringan yang menyehatkan. Kedai Roti Bakar 15 (Roti Bakar Dengan Variansi
Rasa) berbeda dengan roti bakar lain karena
roti bakar yang dibuat dengan disertai variansi rasa sesuai selera. Rata-rata
jumlah pembeli perhari mencapai 40 pembeli, paling ramai jika malam hari tiba.
3.5 PROYEKSI PENJUALAN
Peluang akan usaha saya ini cukup besar dikarenakan
dalam usaha saya ini saya menjual segelas susu, susu itu sendiri adalah minuman
sehat dan menyehatkan, dengan ditambahi
oleh beraneka rasa maka akan menjadi senjata utama dalam menjual produk saya
ini, Karena susu itu sendiri kaya akan manfaat bagi tubuh lebih besar
disbanding minuman-minuman olahan dan dengan dipadukan oleh beberapa rasa akan
mendambah kenikmatan akan minuman itu sendiri. hal ini yang akan menjadi alat
untuk menciptakan peluang besar bagi usaha kami. Disisi lain minuman ini
mengandung protein, laktosa, mineral,
asam (sitrat, format, asetat, laktat, oksalat), enzim (peroksidase, katalase,
pospatase, lipase), gas (oksigen, nitrogen), dan vitamin (vit. A, vit. C, vit.
D, tiamin, riboflavin). Yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh.
3.6 STRATEGI PEMASARAN
Berikut ini adalah strategi pemasaran yang
kami lakukan :
1. Kebijakan Produk
Usaha ini bergerak di bidang produksi, yaitu roti bakar. Bisnis ini
menjual produk berupa roti bakar yang memiliki cita rasa dan varian rasa
yang sangat menarik yang enak serta tidak kalah dengan roti bakar lainnya.
2. Kebijakan Harga
Harga masih merupakan faktor yang perlu mendapat
perhatian khusus
agar pasar yang dituju dapat dicapai karena sesuai dengan
tingkat pendapatan mereka. Oleh karena itu kami menawarkan harga
yang cukup terjangkau oleh masyarakat khususnya mahasiswa
dengan harga Rp 10.000,- dan untuk minumnya dengan harga
Rp 7000,-.
3. Kebijakan
Promosi
Promosi
·
Direct
Selling (penjualan langsung)
Sesuai dengan usaha kami yang berbentuk sistem
counter, kami menjual langsung produk
kami dimana konsumen dapat menikmati burger dan fanta susu ditempat yang telah kami sediakan.
Konsumen pun dapat membawa pulang produk yang mereka beli.
·
Publication
Untuk
memperkenalkan usaha kami dan jenis produk yang dipasarkan
dilakukan dengan cara dari mulut ke mulut.
3.7 ANALISIS PESAING
Di kedai roti bakar 15 ini tempatnya
sangat strategis dan cocok untuk kalangan mahasiswa. Meskipun banyak
produk-produk roti bakar lainnya, kami memiliki varian rasa yang lebih banyak,
yang pantas disaingkan dengan produk lainnya.
Persaingan usaha roti bakar dapat menjadi usaha yang bisa dirintis karena
usaha roti bakar kebanyakan di jadikan makanan ringan atau hanya sekedar
nongkrong dan ngemil saja. Legalitas produk menurut pemerintah tergolong dalam
makanan yang halal karena roti merupakan bahan makanan yang baik bagi tubuh.
4.
ANALISIS PRODUKSI
4.1 PROSES PRODUKSI
Alat dan Bahan untuk Roti bakar:
1. Sterofom
2. Sendok
plastik
3. Teflon
4. Roti
5. berbagai
topping
Alat dan bahan untuk Milkshake:
1.
Cup
2.
Botol
pembuat shake
3.
Susu kental
manis
4.
Perasa
strowberry,vanila,coklat
Cara Membuat Roti Bakar:
1. Siapkan
alat dan bahan
2. Roti dipanggang
3. Tunggu sampai masak lalu angkat
4. Lalu letakkan roti pada
piring, setelah itu beri topping sesuai selera
5.
Roti bakar siap saji
Cara membuat Milkshake:
1. Tuang
air dan susu kental manis ke dalam botol shake
2. tambahkan
perasa sesuai selera, setelah itu kocok
3. dan
milkshake siap disajikan di cup
4.2 BAHAN BAKU DAN PENGGUNAANNYA
BAHAN BAKU
|
KEBUTUHAN RATA-RATA PERBULAN
|
SUMBER
|
Roti
|
500 buah roti
|
Toko Roti
|
Susu kental
manis
|
60 kaleng susu
|
Supermarket
|
Topping
|
250
|
Supermarket
|
4.3 RENCANA PENGEMBANGAN PRODUKSI
1. Kami akan berusaha semaksimal
mungkin untuk mengembangkan produksi ini.
2. Menggunakan bahan baku tidak
berlebihan dan sesuai dengan porsinya
3. Menambah varian rasa topping
5.
ANALISIS SUMBERDAYA MANUSIA (SDM)
5.1 ANALISIS KOMPETENSI SDM
Untuk usaha awal,
sumber daya manusia yang tersedia terdiri dari lima orang yang bertanggung
jawab sebagai manager, bendahara, penanggung jawab produksi, dan bagian
pemasaran. Setiap sumber daya manusia yang kami miliki memeliki keahlian di
bidangnya masing. Sehinga diharapakan dapat menjaga kualitas produk, memberikan
pelayanan yang baik kepada konsumen, dan mampu bersaing di pasaran.
5.2 ANALISIS KEBUTUHAN DAN PENGEMBANGAN SDM
JABATAN
|
TINGKAT PENDIDIKAN
|
PENGALAMAN (TAHUN)
|
KETRAMPILAN KHUSUS
|
Pemasaran
|
S1
|
1 tahun
|
Publik
speaking
|
Produksi
|
S1
|
1 tahun
|
Memasak
|
5.3 RENCANA KEBUTUHAN PENGEMBANGAN
JABATAN
|
Jumlah
Kebutuhan
|
Tenaga yang
tersedia
|
Tenaga yang
harus direkrut
|
Pemasaran
|
2
|
1
|
4
|
Produksi
|
1
|
1
|
2
|
Karyawan
|
3
|
1
|
5
|
6.
RENCANA PENGEMBANGAN USAHA
6.1 RENCANA PENGEMBANGAN
USAHA
Rencana
pengembangan usaha untuk memperkenalkan Kedai Roti Bakar 15 (Roti Bakar Dengan Variansi Rasa),kami menggunakan metode
pemasaran dengan media sebagai berikut:
a.
Media Online : blog, twitter, facebook, path dan instagram
b. Media massa : majalah
c.
Pamflet, spanduk dan brosur
d. Mengikuti pameran makanan
e.
Program Member KEDAI ROTI BAKAR 15 (Roti Bakar Dengan Variansi Rasa)
f.
Delivery Order, diatas jumlah pembelian yang telah
ditentukan.
6.2 TAHAP-TAHAP
PENGEMBANGAN USAHA
Jika Kedai Roti Bakar 15 ini sudah
dikenal banyak orang dan sudah membuka cabang di area-area tertentu kami akan
berusaha memberikan kesan tempat makan yang spesial dan beda dari yang lain.
Dengan menambahkan berbagai obyek-obyek yang bagus untuk berfoto dan variasa
menu rasa yang lebih banyak lagi akan menambah pengunjung yang datang dan
tentunya bisa bersaing dengan roti bakar lainnya.
7. ANALISIS KEUANGAN
7.1 LAPORAN KEUANGAN
Sementara
laporan laba rugi merupakan laporan yang menunjukkan kinerja pengakumulasian
laba dalam kurun waktu tertentu. Nilai laba diperoleh dari pengurangan jumlah
pendapatan yang dihasilkan dengan biaya-biaya yang dibutuhkan.
Selanjutnya
laporan arus kas adalah laporan yang merangkum kondisi kas, baik aliran kas
masuk maupun aliran kas keluar pada suatu rentang waktu tertentu (mingguan,
bulanan atau tahunan). Laporan aliran kas ini memberikan laporan informasi
berkaitan dengan perilaku penerimaan dan pengeluaran usaha. Tidak seperti
laporan neraca yang menggunakan dasar kas ( cash
base ) sehingga pos-pos seperti depresiasi, amortisasi, dan accruals tidak
akan dimasukkan dalam laporan ini.
7.2 RENCANA KEBUTUHAN INVESTASI
PENERIMAAN
|
|
Penerimaan Modal
|
10.000.000
|
Sub Total Penerimaan
|
10.000.000
|
PENGELUARAN
|
|
Pembelian Asset
|
1000.000
|
Pembelian Bahan Baku
|
1000.000
|
Pembelian Bahan Pembantu
|
0
|
Upah Buruh Produksi
|
500.000
|
Biaya Pemasaran
|
150.000
|
Biaya Produksi Lain-Lain
|
500.000
|
Gaji Pimpinan
|
600.000
|
Biaya Pemeliharaan
|
100.000
|
Biaya Perlengkapan
|
600.000
|
Alat Tulis Kedai
|
50.000
|
Listrik, Air, Telepon
|
100.000
|
Biaya Administrasi Lain-Lain
|
100.000
|
Sub Total Pengeluaran
|
|
SELISIH
KAS
|
0
|
SALDO
KAS AWAL
|
0
|
SALDO KAS AKHIR
|
8. ANALISIS DAMPAK DAN
RESIKO USAHA
8.1 DAMPAK TERHADAP MASYARAKAT SEKITAR
Melihat
keadaan Kota Semarang sebenarnya banyak yang telah menjual roti bakar tetapi
hanya dengan varian rasa yang itu-itu saja. Masyarakat semarang tentunya
memerlukan asupan makanan yang kekinian apalagi dikalangan mahasiswa yang
berbeda dengan roti bakar usaha kami. Kami menilai tempat usaha seperti ini
akan mendatangkan konsumen dari semua kalangan masyarakat dari kalangan muda
sampai kalangan orang tua. Meninjau lebih jauh, roti bakar ini banyak disukai.
Oleh Karena itu dengan memanfaatkan peluang bisnis ini, kami optimis bisa mengambil
keuntungan yang sebesar-besarnya.
8.2 DAMPAK TERHADAP LINGKUNGAN
Dampak
produksi terhadap lingkungan tidak ada masalah dan limbah sampahnya langsung
kami buang ke tempat pembuangan akhir jadi tidak akan mengotori lingkungan
sekitar. Permintaan
dari konsumen biasanya akan menurun, jika keaadaan cuaca sedang buruk.
8.3 ANALISIS RESIKO USAHA
Banyaknya
munculnya roti bakar yang bervariasi dengan gaya modern dan cita rasa yang
modern, sehingga sulit mencari celah di jaman globalisasi ini. Faktor kenaikann
dari harga sembako juga dapat
mengurangi permintaan dari konsumen.
8.4 ANTISIPASI RESIKO USAHA
Kami
akan berusaha semaksimal mungkin untuk bisa menghadapi resiko-resiko yang ada
dengan cara menambah variasi rasa menjadi lebih unik dan menu roti bakarnya
akan diperbanyak lagi dengan model dan rasa yang berbeda-beda. Dan untuk faktor
kenaikan harga kami akan menggunakan bahan baku seperlunya saja agar tidak
cepat habis.
LATAR
BELAKANG PERUSAHAAN
Kedai Roti Bakar 15
|
1.
Kuliner
|
2. Bidang
Usaha :
3.
Makanan dan minuman
|
Gunung pati, Semarang. Jawa Tengah
|
4.
0271891125
|
5.
KedaiRB15@gmail.com
|
6.
BNI
|
7. Bank
Perusahaan :
8.
9. Nomor
Akte Pendirian :
10.
November
2015
|
11. Mulai Berdiri :
Analisis
Biaya KEDAI ROTI BAKAR 15
1. Biaya Operasional satu kali
penjualan
· Modal Awal
Biaya bahan
baku
Roti
Rp. 1000 x
50 buah
= Rp 50.000
Topping
a) Selai Coklat Rp.
10.000 x 1 buah
b) Selai Kacang Rp. 10.000 x 1 buah
c) Keju Rp.
25.000 x 1 buah
d) Strowberry Rp. 10.000 x 1 buah
e) Millo Rp.
20.000 x 1 buah
f) Oreo Rp.
20.000 x 1 buah
g) Nuttela Rp.
50.000 x 1 buah
= Rp. 140.000
Piring
Rp 5.000 x 55
buah
= Rp275.000
Sendok Plastik
Rp 10.000 x 1
bungkus
= Rp 10.000
JUMLAH
= RP475.000
Biaya bahan
baku Milkshake :
Tisu
Rp.
5000 x 1 bungkus =Rp 5.000
Sendok Rp. 8000 x 1 bungkus
=Rp 8.000
Botol Shake Rp. 20.000 x 1 buah =Rp 20.000
Sedotan
Rp. 3000 x 1
bungkus
=Rp 3.000
Cup
Rp. 18000
x 3
lusin
=Rp 54.000
Perasa Vanila Rp.
20000 x 1 bungkus
Perasa Coklat Rp.
20000 x 1 bungkus
Perasa Strobery Rp. 20000 x 1 bungkus
=Rp
60.000
Susu
Rp 8000 x 2 kaleng
=Rp 16.000
Es Kristal
Rp 15000 x 1 bungkus
=Rp
15.000
JUMLAH =Rp.
181.000
Jumlah biaya
bahan baku Roti bakar
dan Milkshake :
Jumlah biaya
Roti Bakar
=Rp. 475.000
Jumlah biaya
Milkshake
=Rp. 181.000
JUMLAH
=Rp 659.000
Penentuan
Harga Jual Roti Bakar
A.
Modal awal Roti Bakar
= Rp. 700.000
B.
Harga 1 buah Roti Bakar
Rp 7000 x 50 Roti Bakar = Rp. 350.000
C. Harga
Jual
= Rp 10.000
Total
penjualan per hari
= Harga jual x Kapasitas
produksi
= Rp. 10.000 x 50
bungkus
= Rp . 500.000
Penentuan Harga Jual Milkshake
A. Modal awal Milkshake
= Rp. 300.000
B. Harga 1
cup Milkshake
Rp.
5800 x 30 cup = Rp. 174.000
C Harga Jual
=
Rp. 7.000
Total penjualan per hari = Harga jual x Kapasitas produksi
= Rp. 7.000 x 30 cup
= Rp. 210.000
GAMBARAN
PRODUK
Langganan:
Postingan (Atom)




